Tulang bawang|Pojokdesa.co.id :
Tim investigasi media baru-baru ini menemukan dugaan penyalahgunaan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Desa Sidomukti, Kecamatan Gedung Aji Baru,Kabupaten Tulang Bawang.Bahan bakar minyak bersubsidi jenis Solar yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan gapoktan tersebut diduga kuat disalahgunakan untuk penimbunan ilegal secara pribadi.(Senin,22/06/26)
Saat crew media sibber Pojokdesa.co.id dan Tim konfirmasi ke Dinas Pertanian Kepala bidang PPSP , pak Irhamudin, sp, MH Tidak ada Ditempat, melalui viaphone Tim investigasi diarahkan menemui Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang, Efrisal, saat di konfirmasi tidak dapat memberikan tanggapan yang memuaskan kepada Tim awak media dengan dalih, “Nanti tunggu Pak Kadis selesai DL (dinas luar), nanti apa kata Pak Kadis nanti saya kabari,”tuturNya.
Tanggapan Sekretaris Dinas Pertanian Diduga kuat Opd Dinas pertanian bermain mata dengan pemilik gudang. Hal ini patut dipertanyakan lebih lanjut untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran Bahan Bajar Minyak subsidi.
Dalam hal ini Tim investigasi awak media berkomitmen untuk terus mengawal permasalahan ini hingga ke tingkat Polda Lampung. Untuk memastikan terkait penyalahgunaan BBM bersusidi tersebut mendapat perhatian serius dari pihak berwenang dan memberikan sanksi berat bagi oknum penyalahgunaan penyaluran Bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang merajalela di kawasan Tulang Bawang dan sekitarNya.
Dalam hal ini pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Transparansi dan tanggung jawab dinas terkait menjadi kunci agar kasus serupa tidak terulang di masa depan.
Warga berharap pihak APH (Aparat Penegak Hukum) dan pemerintah Daerah kabupaten Tulang Bawang terkait dapat menindak tegas dan memberikan sanksi berat kepada Oknum penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi sesuai undang-undang yang berlaku,bukan seoalah pembiaran dan seakan tutup mata,”tandasNya.
(TIM)













