Warga Bumi Waras Serbu Pasar Murah, Hemat Belanja Kebutuhan Sehari-hari

Warga Bumi Waras Serbu Pasar Murah, Hemat Belanja Kebutuhan Sehari-hari

BANDAR LAMPUNG | Pojokdesa.co.id : Warga Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dalam program Pasar Murah Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Bandar Lampung,

Antrean terlihat sejak pukul 07.00 WIB, padahal kegiatan resmi baru dimulai pukul 08.00 WIB. Sekitar pukul 08.30 WIB, sejumlah komoditas telah ludes diborong warga. Program yang digelar serentak di 20 kecamatan ini menjadi salah satu langkah Pemkot untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan.

Di lokasi pasar murah, tampak hadir Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, dan Camat Bumi Waras, Budi Ardiyanto, yang memantau langsung jalannya distribusi. Salah satu warga, Wati, mengaku sangat terbantu dengan harga yang lebih murah. Ia membeli berbagai kebutuhan sehari-hari keluarganya, mulai beras, telur, cabai, hingga bawang.

“Di pasar biasa, harganya bisa beda sampai Rp15.000-an. Dengan pasar murah ini, pengeluaran kami lebih ringan,” ujarnya. Wati menegaskan, belanjaannya bukan untuk persiapan hari raya, melainkan untuk konsumsi harian, sehingga sisa uang belanja bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain.

Beberapa komoditas yang dijual di pasar murah antara lain:

Telur ayam Rp25.000 per kilogram
Beras Rp59.500 per kemasan
Terigu Rp8.500 per kilogram
Minyak goreng Rp16.000 per liter
Gula pasir Rp13.500 per kilogram
Antusiasme warga terlihat dari dominasi antrean yang diisi berbagai kalangan, mulai anak muda, ibu rumah tangga, hingga lansia. Petugas dari kelurahan dan kecamatan turut berjaga dan memastikan distribusi berjalan tertib dan lancar.

Wati menyampaikan apresiasinya kepada Pemkot dan Wali Kota Bandar Lampung atas pelaksanaan pasar murah ini.

“Alhamdulillah, sangat membantu kami masyarakat kecil,” ujarnya.

Melalui program ini, Pemkot Bandar Lampung berharap dapat menekan lonjakan harga bahan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang Ramadan. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dievaluasi agar lebih optimal dan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan. ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *