Pemkot Bandar Lampung Tingkatkan Penerangan Jalan di Titik Gelap untuk Keselamatan Masyarakat Jelang Lebaran
BANDAR LAMPUNG | Pojokdesa.co.id : Menjelang masa angkutan Lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung memprioritaskan perbaikan dan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik rawan dan minim pencahayaan di wilayah kota.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Secepatnya kami akan melakukan rapat koordinasi dengan DPRD Kota Bandar Lampung untuk membahas perbaikan PJU. Fokusnya pada beberapa titik rawan yang perlu perhatian,” ujar Socrat, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, Dishub saat ini tengah melakukan pemetaan kawasan yang kerap disebut sebagai titik buta lampu, yakni wilayah dengan aktivitas masyarakat tinggi namun masih minim penerangan. Kawasan tersebut mencakup permukiman padat penduduk hingga pusat-pusat keramaian. Untuk menentukan lokasi prioritas, Dishub akan menggabungkan data dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan hasil patroli lapangan yang selama ini dilakukan.
“Dari data tersebut akan dipetakan titik mana yang perlu penambahan maupun perbaikan PJU sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Terkait penambahan lampu lalu lintas, Socrat menyebut sejauh ini belum ada rencana penambahan traffic light baru. Penambahan hanya akan dilakukan apabila terdapat perempatan baru atau kebutuhan mendesak berdasarkan hasil evaluasi di lapangan.
Ia menegaskan, prioritas utama saat ini adalah menerangi lokasi yang rawan dan masih gelap, sejalan dengan arahan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.
“Prioritas kami lokasi yang rawan dan masih gelap. Sesuai perintah Ibu Wali Kota, Bandar Lampung harus terang agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” katanya. Selain melakukan survei langsung dengan sistem jemput bola, Dishub juga membuka ruang partisipasi masyarakat untuk melaporkan lokasi yang membutuhkan penerangan tambahan.
Warga diminta menyampaikan laporan melalui RT atau kantor kelurahan setempat agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami tidak hanya menunggu laporan. Tim juga turun langsung ke lapangan. Tapi kami harap warga aktif melapor jika ada lingkungan padat penduduk atau tempat keramaian yang masih minim penerangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemasangan PJU tersebut juga bertujuan meningkatkan keselamatan pengendara dan pejalan kaki serta meminimalisir potensi tindak kejahatan jalanan.
“Titik-titik gelap yang selama ini rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan akan menjadi target utama pemasangan PJU,” pungkasnya. (Sabri.AH)













