Dinas Pariwisata Ganti Petugas Penjaga Gerbang Tiket Masuk Labuhan Jukung Usai Isu Dugaan Pungli
Pesisir Barat | Pojokdesa.co.id : Mencuatnya isu di media sosial serta pemberitaan terkait dugaan pungutan liar (pungli) tiket masuk Pantai Labuhan Jukung mendapat tanggapan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat. Dugaan tersebut mencakup adanya penarikan tarif di luar ketentuan Peraturan Daerah (Perda) serta dugaan oknum yang menarik tiket tanpa surat tugas resmi.
Sekretaris Dinas Pariwisata Pesisir Barat, Meiwantoro, saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (5/1/2026), mengatakan bahwa pihaknya mengakui mengetahui adanya kendala di lapangan, termasuk isu terkait tarif dan petugas tiket masuk.
Diakuinya Memang ada kendala di lapangan terkait dugaan tarif dan petugas tiket masuk. Untuk itu, ke depan saya pastikan tidak ada lagi permasalahan seperti ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Dinas Pariwisata telah berupaya maksimal dengan melakukan sosialisasi hingga pengawasan langsung di lapangan. Bahkan, pihaknya telah memasang banner pemberitahuan tarif resmi dan mengedukasi para petugas di pintu gerbang.
“Kami sudah maksimal melakukan pengawasan, bahkan saya ribut /cekcok sama oknum2 petugas di pintu gerbang. Jika ada wisatawan yang merasa dirugikan, maka petugas yang bersangkutan harus bertanggung jawab,” tegasnya.
Meiwantoro juga menegaskan bahwa wisatawan dipersilakan untuk melaporkan jika menemukan adanya pelanggaran di lapangan. Menurutnya, Dinas Pariwisata telah memasang banner sosialisasi tarif dan mengingatkan petugas bahwa satu orang hanya dikenakan satu karcis sesuai ketentuan.
Lebih lanjut, Dinas Pariwisata Pesisir Barat mengakui telah melakukan pergantian personel penjaga gerbang tiket masuk Pantai Labuhan Jukung. Pergantian tersebut dilakukan sebagai bentuk sanksi atas kesalahan teknis dalam pengambilan tarif masuk.
“Iya, memang ada pergantian petugas. Salah satu alasannya karena adanya kesalahan teknis dalam penarikan tarif masuk Pantai Labuhan Jukung. Itu sanksinya itu sudah ganti / , sudah dilakukan pergantian petugas,” pungkas Meiwantoro.
(Rept.PD)













